Secarik surat cinta bertuliskan “Rindu Mantan”
Dear
Mantan,
Jika
aku ditanya siapakah mantan terindahmu? Aku pasti akan menjawab “KAMU”
Kamu
adalah mantan terindahku …
Tak
pernah sedikitpun terbesit dalam pikiranku akan bertemu denganmu ..
Seseorang
yang telah diam-diam memperhatikanku dan menyukaiku dari kejauhan
Bagiku
kamu adalah seorang laki-laki dengan cinta yang tak akan pernah bisa ku ukur
oleh apapun ..
Kamu
yang selalu membuatku merasa istimewa setiap kali aku ada di dekatmu
Kamu
yang selalu bisa membuat bibir ini tersenyum lebar
Kamu
yang membuat aku merasa nyaman tanpa harus menjadi orang lain di depanmu …
Kamu
lelaki yang tak pernah berbohong melantunkan ejekan maupun pujian untuk
membuatku jengkel dan tersenyum …
Kamu
juga adalah lelaki yang selalu melindungi dan mendukungku …
Kamu
juga tak pernah berhenti mengingatkanku ketika aku mengambil keputusan yang
salah ..kamu selalu tahu tentang aku ….
Aku
merasa sangat beruntung dan paling bahagia di dunia ini, karena Allah telah
mempertemukan kita … Pertemuan siang itu di Surabaya-Madura
Kamu
yang diam-diam datang menemuiku untuk menemani dan mengajakku bicara namun aku
cuek saat itu …
Dan
kamu yang tak pernah henti-hentinya berusaha ..dan suatu ketika kamu pernah
marah ..
Entah
itu beneran atau tidak ..kamu marah hanya karna aku sedang duduk berdua dengan
temanku di waktu sore hari …
Namun
kemarahanmu itu membuat aku semakin bersemangat dan bahagia melihat ekspresi
cemburu pada raut wajahmu waktu itu …
Kita
berdua berbincang bincang dan tertawa bersama sampai hari menjelang malam …
Dan
aku sangat merindukan saat-saat seperti itu lagi denganmu …
Kamu
yang selalu bisa membuatku tertawa lepas …
Ah,
pokoknya kamu itu luar biasa di hatiku sehingga aku tak bisa kukatakan apapun
lagi. Bahkan menceritakanmu dengan baik saja aku masih kesulitan ….
Jariku
serasa tumpul, bibirku mulai terasa kelu. Namun, kebaikanmu justru tergambar
sempurna dalam hati dan ingatanku ini …
Kamu
adalah Mantan terindah yang menjadi pelabuhan hatiku yang terakhir …
Kamu
adalah mantanku, mantan terbaik yang pernah aku kenal sepanjang hidupku ..
Kamu
…Iya kamu Yuda Witjarnoko. I will miss you so much
Selama
aku bersamamu tak pernah sekalipun aku merasa meragukanmu. Aku selalu percaya
denganmu … Terimakasih telah pernah mencintaiku dengan sangat istimewa dan
sempurna …
I
miss you and I really really love you so much
***
Aku
sangat merindukanmu, merindukan tentang kita …
Maafkan
aku jika masih dan selalu merindukanmu. Karena jujur aku butuh waktu untuk
semua itu, kalau aku mengingat kejadian sebulan yang lalu ingin rasanya aku
membenturkan kepala ini ke tembok, tapi apalah dayaku jika perpisahan itu yang
kamu mau …
Ingatkah
kamu saat pertama kita bertemu?
Ingatkah
kamu saat bagaimana kamu menyatakan cinta kepadaku?
Shiitt
…
Kenapa
aku harus mengingatmu lagi, toh mungkin kamu sudah amnesia …
Aku
ingin terus bisa menulis tanpa ada yang menghentikanku, aku ingin terus berada
dibawah derasnya air hujan tanpa ada yang melarang ku … “jangan nanti kamu
sakit”
Kini
aku hanya bisa tersenyum dibalik kesedihanku, meskipun kita jauh kita berada di
bawah langit yang sama, menatap langit yang sama dari arah yang berbeda …
Kamu
ingat ini?
Kamu
ingat itu?
Aku
tak tahu berapa banyak lagi aku harus mengingatmu, pantaskah aku memutar
kembali memori itu?
Mungkin
kalau kamu ada di posisiku sekarang maka yang bakal kamu rasain hanyalah satu
kata “perih”, seperti yang aku rasakan saat ini …
Tidak ada komentar:
Posting Komentar