MADURA
Ketenangan selat Kamal,
adalah ketenangan hatiku
Membuang pikiran dangkalku
Yang menganggu sajakku
Kebiruan selalu ada di
selat kamal itu
Kebiruan itu adalah kebiruan sajakku dan terasa hidup
ini makin kekal
Sesudah aku memusnahkan rindu
Kedangkalan sungai Sampang …
Adalah kedangkalan hatiku
Menimbang hidup
terlalu gampang
Dan disitu ketergesaan
menganggu
Diamnya sungai Sampang …
Adalah diamnya sajakku
Sekali waktu banjir datang
Sekali waktu airnya biru
Madura …
Disanalah aku temukan
sebuah cinta …
Cinta yang mampu membuatku
merasa begitu istimewa
Sehingga tak mampu ku
berpaling darinya …
Madura …
Disana pulalah cinta itu
berakhir dan menyisakan sebuah kenangan yang terindah
Kenangan yang mungkin
hanya aku dan dia yang tau …
Kenangan yang masih dan
selalu aku harapkan kehadirannya lagi di sini ….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar