Mimpikah
aku semalam?
Ketika cahaya itu berasal dari cambukan petir kepada awan..
Rinai hujan pun luruh membasahi peraduan
Tak ter-elakkan, dari sebuah rahasia, tersingkaplah tabir kedustaan.
Ketika cahaya itu berasal dari cambukan petir kepada awan..
Rinai hujan pun luruh membasahi peraduan
Tak ter-elakkan, dari sebuah rahasia, tersingkaplah tabir kedustaan.
Kunang-kunang
tak lagi tampak..
Seolah tak peduli, ia memilih untuk beranjak
Begitu juga dengan kau!
Yang kukira hadir memberi cahaya
Namun tak kusangka, semudahnya hilang begitu saja
Seolah tak peduli, ia memilih untuk beranjak
Begitu juga dengan kau!
Yang kukira hadir memberi cahaya
Namun tak kusangka, semudahnya hilang begitu saja
Sebelum
kau hadir, aku baik-baik saja dalam ruang gelapku
Namun kau seolah menipuku dengan cahayamu
Terang memang..
Namun seketika terpadamkan hingga benar-benar pekat yang kujelang.
Namun kau seolah menipuku dengan cahayamu
Terang memang..
Namun seketika terpadamkan hingga benar-benar pekat yang kujelang.
Memangnya
kau siapa??
Beraninya memberi harapan kosong padaku..
Tak kuduga sebegitunya kau tak punya rasa
Beraninya memberi harapan kosong padaku..
Tak kuduga sebegitunya kau tak punya rasa
Memangnya
kau siapa??
Kau fikir, kau dewa penyembuh luka
Namun nyatanya tajam ucapmu lebih berkarat dari yang kuduga.
Kau fikir, kau dewa penyembuh luka
Namun nyatanya tajam ucapmu lebih berkarat dari yang kuduga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar