salju

Sabtu, 05 Juli 2014

MAKALAH PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II MENGENAI PERKEMBANGAN “DEWASA AWAL”



MAKALAH PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II MENGENAI PERKEMBANGAN “DEWASA AWAL”



Oleh :
Fitria Ardini (131664037)
Psikologi 2013 A

PRODI S1 PSIKOLOGI
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
2014



KATA PENGANTAR

                  Puji syukur saya  ucapkan kehadirat Allah SWT.karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya saya  dapat menyelesaikan makalah  Psikologi Perkembangan II ini. Saya berharap dengan adanya makalah ini dapat menambah wawasan bagi kita semua  tentang Perkembangan Dewasa Awal. Saya juga berterimakasih kepada Ibu Miftah selaku dosen pembimbing saya dalam mata kuliah Psikologi Perkembangan II yang telah memberi tugas makalah ini kepada saya.
                  Makalah ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saya minta maaf jika ada  kesalahan dalam penulisan makalah ini dan saya sangat mengharapakan masukan, kritik dan saran demi kesempurnaan makalah ini.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya sendiri dan pihak lain yang membacanya.

                                                                                                               Surabaya, 22 April 2014


                                                                                                                                 Penulis








DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................................  i
DAFTAR ISI ..................................................................................................  ii
BAB. I PENDAHULUAN .............................................................................  iv
A.   Latar Belakang ........................................................................................  iv
B.   Rumusan  Masalah ...................................................................................  iv
C.   Tujuan Masalah .......................................................................................  iv
BAB. II PEMBAHASAN ..............................................................................  v
1.1  Pengertian Dewasa Awal ..........................................................................  v
1.2  Ciri-ciri dari Dewasa Awal .......................................................................  v
1.3   Perkembangan Fisik masa Dewasa Awal ...................................................  vi
a.     Perkembangan Fisik ...........................................................................  vi
b.     Seksualitas  ......................................................................................  vi
     2.1 Perkembangan Kognitif masa Dewasa Awal ............................................... vii
           c. Perkembangan Kognitif ....................................................................... vii
          d. Berfikir Realistis & Pragmatis .............................................................. vii
          e. Kreativitas ......................................................................................... vii
          f. Karier & Pekerjaan ................................................................................  viii
    2.2 Perkembangan Sosio-Emosional masa dewasa awal .......................................  viii
g. Stabilitas dan Perubahan selama remaja ke dewasa awal ...........................  ix
h. Ketertarikan, Cinta, dan Relasi yang akrab ..............................................  ix
i. Gaya Hidup Orang Dewasa ..................................................................... ix
j. Pernikahan dan Keluarga ........................................................................  x
k. Gender, Relasi dan Perkembangan Diri ...................................................  x
BAB. II PENUTUP ............................................................................................. xi
A.    KESIMPULAN .................................................................................. xi
B.     SARAN .........................................................................................  xi
DAFTAR PUSTAKA .....................................................................................  xii
LAMPIRAN ..................................................................................................  xiii
BAB. I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara orang satu dengan orang lainnya, sehinggan mereka akan berkelompok menjadi sebuah komunitas yang besar. Dalam komunitas tersebut mereka akan saling berinteraksi satu sama lain dan di dalam interaksi tersebut akan adanya sebuah aturan-aturan yang bisa mengubah atau menjadikan kelompok yang buruk menjadi lebih baik. Kelompok interaksi tersebut juga dibedakan atas faktor usia, kelompok interaksi dewasa berbeda dengan kelompok interaksi anak-anak.
Dewasa awal adalah masa transisi dari masa remaja menuju masa dewasa awal atau dewasa muda. Rentang usia dewasa awal banyak perbedaannya seperti secara hukum rentang usia dewasa awal biasannya seseorang yang menginjak usia 21 tahun, sedangkan dari segi pendidikan dewasa awal dimulai sejak usia 18 tahun - 25 tahun yang biasannya ditandai adanya kematangan dari segi kognitif, afektif dan psikomotor.
Salah satu karakteristik dari dewasa awal adalah dikatakan bahwa dewasa awal merupakan suatu masa dimana individu tersebut menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara hidup baru dan kebebasan yang telah ia dapatkan. Seperti mendapatkan pekerjaan, menikah, dll. (Hurlock : 1993)

B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah yang dimaksud dengan Dewasa Awal ?
2.      Bagaimanakah ciri-ciri dari Dewasa Awal ?
3.      Bagaimana Perkembangan Fisik dan Kognitif di masa Dewasa Awal ?
C.     Tujuan Masalah
1.      Mengetahui maksud dari Dewasa Awal
2.      Mengetahui ciri-ciri dari dewasa awal
3.      Mengetahui Perkembangan Fisik dan Kognitif di masa Dewasa Awal




BAB. II PEMBAHASAN
1.1    Pengertian Dewasa Awal
Dewasa Awal merupakan masa transisi dari masa remaja menuju masa dewasa awal atau dewasa muda. Rentang usia dalam dewasa awal sangat bervariasi, dilihat dari segi hukum rentang usia dewasa awal biasanya dimulai sejak usia 21 tahun, sedangkan dari segi pendidikan dewasa awal dimulai dari usia 18 tahun – 25 tahun yang biasanya ditandai adanya kematangan dari segi kognitif, afektif dan psikomotor.
Dewasa awal juga merupakan masa dimana seseorang mulai bekerja, jatuh cinta terhadap lawan jenis dan mulai berkomitmen pada kehidupan yang lebih stabil atau baik. Seks dan Cinta adalah salah satu gairah yang kuat dalam kehidupan manusia terutama untuk masa Dewasa Awal yang kadang menyenangkan kadang menyiksa mereka. Dalam status dewasa awal ada beberapa ciri-cirinya seperti mulai dari mandiri secara ekonomi, bertanggung jawab atas tindakan dan perilaku yang telah dia lakukan sebelumnya.
1.2  Ciri- Ciri dari Dewasa Awal
        Dalam dewas awal terdapat ciri-ciri kematangannya, salah satunya adalah menurut pendapat Anderson (dalam Mappiare : 17)
a.       Individu tidak lagi mementingkan egonya sendiri tapi sudah mulai berorientasi dan bertanggung jawab terhadap tugas-tugas apa yang telah dia lakukan.
b.      Individu telah mempunyai tujuan-tujuan yang jelas dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang efesien yang bisa dicermati serta dapat melakukan pekerjaan secara terarah.
c.       Individu sudah bisa mengendalikan perasaan pribadinya, Mereka tidak akan egois, tetapi mereka akan mempertimbangkan juga perasaan orang lain.
d.      Individu mampu menerima kritik dan saran
Selain ciri-ciri di atas ada juga ciri khas dari Dewasa Awal, yakni :
1.      Usia Reproduktif
Siap untuk berumah tanggan seperti jadi orang tua dan mengasuh anak.
2.      Usia pemantapan kedudukan dalam hidup
Misal dalam dunia pekerjaan, pernikahan dan peran sebagai orang tua.
3.      Usia banyak Masalah
Persoalan-persoalan baru yang dialami seperti masalah dengan keluarga, hubungan dengan orang lain, pekerjaan, dan lain-lain.
4.      Usia tegang dalam Emosi
Menurut R. J. Havighurts dalam “Human Development and Education” (1953), pada usia awal individu telah mampu memecahkan  masalah serta konflik-konflik dan cukup dalam menjaga emosinnya sehingga mereka dapat berada dalam emosi yang stabil.
1.3 Perkembangan Fisik masa Dewasa Awal
a.       Perkembangan Fisik
Perkembangan fisik seorang dewasa awal biasanya mulai muncul ketika mereka berusia 19 – 26 tahun. Perkembangan fisik usia tersebut biasa ditemukan keadaan fisik yang kurang baik. Dalam  masa dewasa awal juga biasa mengalami kesehatan yang cukup parah  yang dapat meningkatkan angka kematian yang tinggi, hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor seperti pola makan yang kurang sehat, obesitas yang sangat tinggi dan bisa jadi juga karena faktor lingkungan . 33 persen orang Amerika mengalami masalah yang sama yaitu mengalami Obesitas atau kelebihan berat badan.  Namun, persoalan di atas dapat diimbangi dengan olah raga yang teratur misal, dengan melakukan jogging tiap pagi atau sore hari selama 3 kali seminggu atau olah raga ringan lainnya. Dari sini kita akan mendapatkan keuntungannya untuk tubuh dan kesehatan psikologis kita.
b.      Seksualitas
            Masa dewasa awal adalah  masa di mana seseorang aktif dalam aktivitas seksualnya. Mereka mulai tertarik kepada lawan jenis dan mereka mampu melakukan  hubungan seks dengan banyak orang tapi tingkat keseringan mereka melakukan seks jarang. Orientasi seksual dan perilaku seksual dewasa awal biasanya dipengaruhi oleh faktor gen, hormon, kognitif dan faktor lingkungan. Orang yang  banyak melakukan seks dan kurangnya pemahaman tentang seks mereka akan terjangkit AIDS ,yaitu orang yang terkena virus dan penurunan sistem kekebalan tubuhnya akan berkurang dan bisa menyebabkan kematian.
            Perilaku seks ada yang disengaja dan tidak disengaja, seperti contoh perilaku seks yang dilakukan dengan pemaksaan atau yang biasa disebut pemerkosaan. Pemerkosaan adalah aktivitas seks yang dilakukan dengan memaksa dan menggunakan tehknik pengancaman dan korbannya biasanya orang yang sudah dikenal oleh pelaku. Pemerkosaan tersebut akan menimbulkan dampak psikologis atau bahkan trauma yang serius terhadap korbannya.
2.1  Perkembangan Kognitif masa Dewasa Awal
c.       Perkembangan Kognitif
     Perkembangan kognitif merupakan proses meningkatnya kemampuan berfikir seseorang dalam  mengolah informasi atau imajinasi yang mereka punya yang kemudian akan dieksplorasikan pada lingkungannya.  Menurut pendapat piaget, seorang remaja berusia 11-15 tahun mereka mampu berfikir secara kualitatif sama dengan orang dewasa. Pada usia 11-15 tahun adalah tahap formal operasional untuk remaja yang biasa ditandai dengan cara berfikir logis, abstrak dan idealistik.
Namun pemikiran orang dewasa yang secara kuantitatif berbeda dengan cara berfikirnya anak remaja, maksutnya di sini adalah orang dewasa lebih berpengalaman mengenai pengetahuan dalam memproses informasi dibanding remaja. Seperti contoh dalam bidang ahli psikologis mengenai kejiwaan seseorang atau seorang ahli bedah syaraf mengenai syaraf-syaraf pada manusia. Dari pendapat Piaget tersebut dapat dikatakan bahwa pemikiran formal yang ada di atas adalah merupakan tahap yang terakhir dalam perkembangan kognitif dan juga merupakan ciri khas dari orang dewasa maupun seorang remaja. 
d.      Berfikir Realistis & Pragmatis
  Masa dewasa awal adalah masa dimana individu tersebut mulai memasuki dunia kerja dengan cara berfikir yang dilakukan karna adanya paksaan, sehingga cara berfikir orang dewasa terkadang tidak ilmiah atau logis. Namun walaupun begitu, mereka tetap bisa menggunakan otaknya yaitu dengan menggunakan intelektual mereka yang tidak kalah dengan remaja. Mereka lebih menerapkan apa yang mereka tahu dalam mencapai karier yang mereka inginkan untuk meraih kesuksesan di dunia kerjanya.
e.       Kreativitas
     Ketika kita berusia 30 atau 40 tahun itu adalah masa dimana kita sebagai orang dewasa mencapai kesuksesan dalam berkreativitas. Karena banyak peneliti yang mengatakan bahwa puncak kesuksesan berkreativitas adalah ketika seseorang telah dewasa. Dan 80 persen dari kontribusi kreativitas terpenting diselesaikan di usia 50 tahun. (Lehman, 1960)
     Meskipun tingkat kontribusi kreativitas mengalami penurunan itu tidak menghalangi seorang tokoh kehidupan Henri Chevreul untuk berkreativitas. Dia menjadi seorang ahli fisika terkenal pada usia 90 tahun, kemudian dia beralih lagi menjadi seorang pakar riset gerontologi dan di situ dia berhasil mempublikasikan hasil risetnya hanya dalam waktu satu tahun sebelum ajal menjemputnya di usia 103 tahun. Oleh karena itu, menurut Csikszent mihalyi jika ingin jadi manusia kreatif maka kita harus banyak melatih rasa ingin tahu kita dan minat apa yang kita punya.
f.       Karier dan Pekerjaan
     Sebelum individu mengalami perkembangan dewasa awal mereka pernah ada di masa anak-anak yang pada umumnya mereka selalu bermimpi menjadi sesuatu yang hebat, berangan-angan tentang cita-citanya kelak. Mereka juga bermimpi tentang karier dan pekerjaannya kelak. Pada masa dewasa awal ini seseorang sudah mengalami penambahan usia dan mereka memulai memikirkan dan memulai karier dan pekerjaanya lebih serius lagi, beda pada saat mereka masih anak-anak yang hanya membayangkannya saja. Dari masa dewasa awal mereka memulai kariernya dan mulai menjalani hidup untuk menemukan jalan hidupnya dengan baik. Namun, Damon berpendapat bahwa sebagian individu tidak dapat menemukan jalan hidupnya, itu dikarenakan karena mereka sering hanya berfokus pada tujuan hidup yang jangkannya pendek dan tidak memperlihatkan hasilnya dan mereka berfikir kalau apa yang ingin mereka lakukan itu adalah jangka panjangnya.
     Saat ini mencari suatu pekerjaan tidaklah gampang, butuh waktu dan pendidikan yang lebih tinggi untuk bisa memiliki pekerjaan yang mapan dan bisa menjamin kehidupan. Siapa yang memiliki pendidikan tertinggi dialah yang akan digaji paling tinggi pula. Seperti sekarang ini di bidang pekerjaan seperti pendidikan Guru, kesehatan dan profesional bisnis adalah suatu lowongan yang menyediakan lapangan pekerjaan paling banyak. Dalam dunia pekerjaan status kerja yang dibidangi juga dapat mempengaruhi identitas seseorang tersebut. Sekarang juga banyak mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, hal itu bisa berdampak positif dan juga negatif bagi si pelaku. Dan jika tidak mendapatkan pekerjaan seseorang akan jadi pengangguran dan hal itu bisa menimbulkan setress terhadap jiwanya. Banyak wanita juga yang sekarang lebih memilih jadi wanita karier dibanding mengurus anak di rumah, itu sebabnya sekarang banyak anak-anak yang kurang kasih sayang karena kedua orang tuanya yang sama-sama bekerja mencari nafkah.

2.2 Perkembangan Sosio-Emosi masa Dewasa Awal
g.      Stabilitas dan Perubahan yang Berlangsung dari masa kanak-kanak hingga masa Dewasa
   Keadaan emosi anak-anak berbeda dengan remaja dan dewasa , emosi anak-anak biasanya bersifat lembut, ramah, dibanding dengan remaja yang mempunyai suasana emosi yang tidak mudah berubah, mereka kadang lebih bertanggung jawab atas tindakan yang telah mereka lakukan, mereka pintar menyembunyikan perasaan. Tempramen remaja dan dewasa awal berbeda pada dewasa awal mereka tidak banyak memperlihatkan suasana hati yang mereka rasakan. Kelekatan juga pada dewasa awal juga bisa dilihat ,seperti ketika kita melihat orang yang mempunyai kelekatan yang aman atu baik mereka akan menjalin sebuah hubungan yang positif dan sangat baik begitu juga sebaliknya orang yang kelekatannya negatif relasi hibungannyapun akan negatif.
h.      Ketertarikan, Cinta, dan Relasi dekat
     Sebagai manusia dewasa selayaknya kita mulai tertarik terhadap lawan jenis, dalam ketertarikan tersebut pasti ada sesuatu yang membuat kita cinta terhadap lawan jenis, entah karna budaya yang sama, karena penampilan fisik  atau di saat kita bertemu di suatu tempat yang membuat kita tertarik untuk mengenalnya. Dalam hubungan cinta seseorang ada beberapa tipe-tipe cinta yang berbeda mulai dari cinta akan sahabat, cinta yang menimbulkan gairah seks dan cinta yang memiliki kasih sayang yang berlebihan. Dari tipe-tipe cinta itulah suatu hubungan cinta bisa berakhir, berakhirnya cinta tidak semuanya menjadi beban hidup atau beban jiwa yang harus di tanggung. Namun, berakhirnya cinta bisa membuat seorang dewasa jadi lebih baik untuk menjalin percintaan di kemudiah hari karena adannya pengalaman cinta sebelumnya.
i.        Gaya Hidup Orang Dewasa
    Banyak orang dewasa yang hidup sendiri, bagi mereka hidup sendiri tidaklah buruk melainkan ada keuntungannya yaitu adannya otonom. Meraka yang hidup sendiri biasanya mempunyai sebuah tantangan seperti kesepian, kurangnya perhatian oleh suami, melihat identitas positif ketika mereka berada di tengan masyarakat. Itulah yang menyebabkan kebanyakan para dewasa melakukan hubungan seks pranikah atau berzinah dengan orang yang bukan pasangannya secara agama. Orang dewasa yang menikah lebih banyak ditemukan di Amerika karena disana mereka lebih mementingkan kesehatan fisik dan mental. Dari orang dewasa yang menikah ada juga yang bercerai, dari perceraian itu biasannya akan menimbulkan kecemasan dan trauma untuk menjalin hubungan lagi. Keluarga atau orang dewasa yang menikah lagi mereka akan lebih berpengalaman namun keluarganya akan lebih tidak stabil dari sebelumnya. Dari berbagai gaya hidup dewasa diatas ada juga yang dinamakan orang dewasa gay mereka yang gay biasanya dipengaruhi oleh pengalam terdahulu ketika mereka heteroseksual.
j.        Pernikahan dan Keluarga
     Pernikahan adalah merupakan tugas-tugas dari dewasa awal. Sebuah pernikahan yang langgeng, yang penuh cinta dan saling melengkapi adalah pernikahan yang dapat menyelesaikan konflik-konflik rumah tangga dengan baik. Dalam keluarga pasti kita akan jadi orang tua untuk anak-anak. Memiliki anak di saat dewasa sangatlah beruntung karena jika kita menunda ingin memiliki anak untuk karier terlebih dulu kita akan ketinggalan waktu istimewa tersebut karena belum tentu jika kita tua nannti masih bisa memiliki anak.
k.      Gender, Relasi, dan Perkembangan
     Dalam gender terdapat sebuah komunikasi yang biasa dipilih banyak wanita yaitu rapport talk dan untuk laki-laki report talk. Dalam perkembangan wanita mereka cenderung lebih berorientasi terhadap hubungan dibanding interaksi dengan orang lain. Namun, seharusnya para wanita lebih memperhatikan minat dan memotivasi diri sendiri. Berbeda hal dengan Perkembangan Pria mereka lebih banyak mengalami tekanan hidup yang dapat mengurangi kesehatannya. Dan membuat perbedaan dalam relasi dengan wanita dan itu akan menimbulkan dampak hubungan negatif yang menimbulkan emosi jika bertemu dengan laki-laki lainya.








BAB. III PENUTUP
A.   KESIMPULAN
Dewasa awal adalah  masa transisi dari masa remaja menuju masa dewasa yaitu dewasa awal. Rentang usinya biasa dimulai dari usia 18-25 tahun, yang ditandai dengan adanya kematangan dari segi berfikir, afektif dan psikomotor. Seali itu masa dewasa awal adalah  masa di mana individu mengalami berbagai perubahan mulai dari Perkembangan Fisik seperti, transisi dari masa remaja ke masa dewasa, seksualitas. Perkembangan Kognitif  seperti, karier dan pekerjaan. Dan juga mengalami perkembangan Sosio-emosional seperti, gaya hidup, pernikahan dan keluarga, gender,relasi dan perkembangan diri. Pada intinya dewasa awal adalah  masa penyesuaian diri terhadap perkembangan-perkembangan baru yang telah mereka alami saat menuju dewasa dengan cara mereka sendiri yaitu dengan kebebasan yang telah dia dapatkan saat ini.

B.   SARAN
Sebagai individu yang telah memasuki masa perkembangan dewasa awal kita seharusnya sudah bisa mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, lebih bertanggung jawab atas perilaku yang telah diperbuat dan bisa membangi waktu antara pekerjaan, karier dan keluarga. Dan bisa menggunakan kemampuan intelektualnya dengan baik dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat.








DAFTAR PUSTAKA
Santrock, John W. 2011. Life-Span Development. Surabaya : Erlangga.
Hurlock, E.B. 1993. Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta : Erlangga.
Santrock. John W. 2002. A Topical Approach to Life-Span Development. Mc Graw Hill
Papalia, E. Diane, dkk. 2004. Human Development. 9th Edition. Mc Graw Hill





LAMPIRAN

Link website :


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar