MAKALAH
PSIKOLOGI PERKEMBANGAN II MENGENAI PERKEMBANGAN “DEWASA AWAL”
Oleh
:
Fitria
Ardini (131664037)
Psikologi
2013 A
PRODI
S1 PSIKOLOGI
FAKULTAS
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
NEGERI SURABAYA
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah
SWT.karena atas berkat rahmat dan karunia-Nya saya dapat menyelesaikan makalah Psikologi Perkembangan II ini. Saya berharap
dengan adanya makalah ini dapat menambah wawasan bagi kita semua tentang Perkembangan Dewasa Awal. Saya juga
berterimakasih kepada Ibu Miftah selaku dosen pembimbing saya dalam mata kuliah
Psikologi Perkembangan II yang telah memberi tugas makalah ini kepada saya.
Makalah ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saya minta maaf jika
ada kesalahan dalam penulisan makalah ini
dan saya sangat mengharapakan masukan, kritik dan saran demi kesempurnaan
makalah ini.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi saya sendiri dan pihak
lain yang membacanya.
Surabaya, 22 April
2014
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR ...................................................................................
i
DAFTAR ISI
..................................................................................................
ii
BAB. I
PENDAHULUAN .............................................................................
iv
A.
Latar Belakang
........................................................................................
iv
B.
Rumusan Masalah
...................................................................................
iv
C.
Tujuan Masalah
.......................................................................................
iv
BAB. II
PEMBAHASAN ..............................................................................
v
1.1 Pengertian
Dewasa Awal ..........................................................................
v
1.2 Ciri-ciri
dari Dewasa Awal
....................................................................... v
1.3 Perkembangan Fisik masa
Dewasa Awal ...................................................
vi
a. Perkembangan
Fisik ...........................................................................
vi
b. Seksualitas
......................................................................................
vi
2.1 Perkembangan
Kognitif masa Dewasa Awal
............................................... vii
c. Perkembangan
Kognitif .......................................................................
vii
d. Berfikir
Realistis & Pragmatis
.............................................................. vii
e. Kreativitas
.........................................................................................
vii
f. Karier & Pekerjaan ................................................................................
viii
2.2 Perkembangan Sosio-Emosional masa dewasa awal
....................................... viii
g. Stabilitas dan Perubahan
selama remaja ke dewasa awal ........................... ix
h. Ketertarikan, Cinta, dan
Relasi yang akrab .............................................. ix
i. Gaya Hidup Orang Dewasa
..................................................................... ix
j. Pernikahan dan Keluarga
........................................................................ x
k. Gender, Relasi dan Perkembangan
Diri ................................................... x
BAB. II PENUTUP
.............................................................................................
xi
A.
KESIMPULAN ..................................................................................
xi
B.
SARAN
......................................................................................... xi
DAFTAR
PUSTAKA ..................................................................................... xii
LAMPIRAN
.................................................................................................. xiii
BAB.
I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Manusia adalah makhluk sosial yang
saling membutuhkan antara orang satu dengan orang lainnya, sehinggan mereka
akan berkelompok menjadi sebuah komunitas yang besar. Dalam komunitas tersebut
mereka akan saling berinteraksi satu sama lain dan di dalam interaksi tersebut
akan adanya sebuah aturan-aturan yang bisa mengubah atau menjadikan kelompok
yang buruk menjadi lebih baik. Kelompok interaksi tersebut juga dibedakan atas
faktor usia, kelompok interaksi dewasa berbeda dengan kelompok interaksi
anak-anak.
Dewasa awal adalah masa transisi dari
masa remaja menuju masa dewasa awal atau dewasa muda. Rentang usia dewasa awal
banyak perbedaannya seperti secara hukum rentang usia dewasa awal biasannya
seseorang yang menginjak usia 21 tahun, sedangkan dari segi pendidikan dewasa
awal dimulai sejak usia 18 tahun - 25 tahun yang biasannya ditandai adanya
kematangan dari segi kognitif, afektif dan psikomotor.
Salah satu karakteristik dari dewasa
awal adalah dikatakan bahwa dewasa awal merupakan suatu masa dimana individu
tersebut menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara hidup baru dan kebebasan
yang telah ia dapatkan. Seperti mendapatkan pekerjaan, menikah, dll. (Hurlock :
1993)
B. Rumusan
Masalah
1. Apakah
yang dimaksud dengan Dewasa Awal ?
2. Bagaimanakah
ciri-ciri dari Dewasa Awal ?
3. Bagaimana
Perkembangan Fisik dan Kognitif di masa Dewasa Awal ?
C. Tujuan
Masalah
1. Mengetahui
maksud dari Dewasa Awal
2. Mengetahui
ciri-ciri dari dewasa awal
3. Mengetahui
Perkembangan Fisik dan Kognitif di masa Dewasa Awal
BAB.
II PEMBAHASAN
1.1 Pengertian Dewasa Awal
Dewasa
Awal merupakan masa transisi dari masa remaja menuju masa dewasa awal atau dewasa
muda. Rentang usia dalam dewasa awal sangat bervariasi, dilihat dari segi hukum
rentang usia dewasa awal biasanya dimulai sejak usia 21 tahun, sedangkan dari
segi pendidikan dewasa awal dimulai dari usia 18 tahun – 25 tahun yang biasanya
ditandai adanya kematangan dari segi kognitif, afektif dan psikomotor.
Dewasa
awal juga merupakan masa dimana seseorang mulai bekerja, jatuh cinta terhadap
lawan jenis dan mulai berkomitmen pada kehidupan yang lebih stabil atau baik.
Seks dan Cinta adalah salah satu gairah yang kuat dalam kehidupan manusia
terutama untuk masa Dewasa Awal yang kadang menyenangkan kadang menyiksa
mereka. Dalam status dewasa awal ada beberapa ciri-cirinya seperti mulai dari mandiri
secara ekonomi, bertanggung jawab atas tindakan dan perilaku yang telah dia
lakukan sebelumnya.
1.2 Ciri- Ciri dari Dewasa Awal
Dalam dewas awal terdapat ciri-ciri
kematangannya, salah satunya adalah menurut pendapat Anderson (dalam Mappiare :
17)
a. Individu
tidak lagi mementingkan egonya sendiri tapi sudah mulai berorientasi dan
bertanggung jawab terhadap tugas-tugas apa yang telah dia lakukan.
b. Individu
telah mempunyai tujuan-tujuan yang jelas dan mempunyai kebiasaan-kebiasaan yang
efesien yang bisa dicermati serta dapat melakukan pekerjaan secara terarah.
c. Individu
sudah bisa mengendalikan perasaan pribadinya, Mereka tidak akan egois, tetapi
mereka akan mempertimbangkan juga perasaan orang lain.
d. Individu
mampu menerima kritik dan saran
Selain
ciri-ciri di atas ada juga ciri khas dari Dewasa Awal, yakni :
1. Usia
Reproduktif
Siap
untuk berumah tanggan seperti jadi orang tua dan mengasuh anak.
2. Usia
pemantapan kedudukan dalam hidup
Misal
dalam dunia pekerjaan, pernikahan dan peran sebagai orang tua.
3. Usia
banyak Masalah
Persoalan-persoalan
baru yang dialami seperti masalah dengan keluarga, hubungan dengan orang lain,
pekerjaan, dan lain-lain.
4. Usia
tegang dalam Emosi
Menurut
R. J. Havighurts dalam “Human Development and Education” (1953), pada usia awal
individu telah mampu memecahkan masalah
serta konflik-konflik dan cukup dalam menjaga emosinnya sehingga mereka dapat
berada dalam emosi yang stabil.
1.3
Perkembangan Fisik masa Dewasa Awal
a. Perkembangan
Fisik
Perkembangan
fisik seorang dewasa awal biasanya mulai muncul ketika mereka berusia 19 – 26
tahun. Perkembangan fisik usia tersebut biasa ditemukan keadaan fisik yang
kurang baik. Dalam masa dewasa awal juga
biasa mengalami kesehatan yang cukup parah yang dapat meningkatkan angka kematian yang
tinggi, hal tersebut bisa terjadi karena beberapa faktor seperti pola makan
yang kurang sehat, obesitas yang sangat tinggi dan bisa jadi juga karena faktor
lingkungan . 33 persen orang Amerika mengalami masalah yang sama yaitu
mengalami Obesitas atau kelebihan berat badan.
Namun, persoalan di atas dapat diimbangi dengan olah raga yang teratur
misal, dengan melakukan jogging tiap pagi atau sore hari selama 3 kali seminggu
atau olah raga ringan lainnya. Dari sini kita akan mendapatkan keuntungannya
untuk tubuh dan kesehatan psikologis kita.
b. Seksualitas
Masa dewasa awal adalah masa di mana seseorang aktif dalam aktivitas
seksualnya. Mereka mulai tertarik kepada lawan jenis dan mereka mampu melakukan hubungan seks dengan banyak orang tapi
tingkat keseringan mereka melakukan seks jarang. Orientasi seksual dan perilaku
seksual dewasa awal biasanya dipengaruhi oleh faktor gen, hormon, kognitif dan
faktor lingkungan. Orang yang banyak
melakukan seks dan kurangnya pemahaman tentang seks mereka akan terjangkit AIDS
,yaitu orang yang terkena virus dan penurunan sistem kekebalan tubuhnya akan
berkurang dan bisa menyebabkan kematian.
Perilaku seks ada yang disengaja dan
tidak disengaja, seperti contoh perilaku seks yang dilakukan dengan pemaksaan
atau yang biasa disebut pemerkosaan. Pemerkosaan adalah aktivitas seks yang
dilakukan dengan memaksa dan menggunakan tehknik pengancaman dan korbannya
biasanya orang yang sudah dikenal oleh pelaku. Pemerkosaan tersebut akan menimbulkan
dampak psikologis atau bahkan trauma yang serius terhadap korbannya.
2.1 Perkembangan Kognitif masa Dewasa Awal
c. Perkembangan
Kognitif
Perkembangan kognitif merupakan proses
meningkatnya kemampuan berfikir seseorang dalam
mengolah informasi atau imajinasi yang mereka punya yang kemudian akan
dieksplorasikan pada lingkungannya. Menurut
pendapat piaget, seorang remaja berusia 11-15 tahun mereka mampu berfikir
secara kualitatif sama dengan orang dewasa. Pada usia 11-15 tahun adalah tahap
formal operasional untuk remaja yang biasa ditandai dengan cara berfikir logis,
abstrak dan idealistik.
Namun
pemikiran orang dewasa yang secara kuantitatif berbeda dengan cara berfikirnya
anak remaja, maksutnya di sini adalah orang dewasa lebih berpengalaman mengenai
pengetahuan dalam memproses informasi dibanding remaja. Seperti contoh dalam
bidang ahli psikologis mengenai kejiwaan seseorang atau seorang ahli bedah
syaraf mengenai syaraf-syaraf pada manusia. Dari pendapat Piaget tersebut dapat
dikatakan bahwa pemikiran formal yang ada di atas adalah merupakan tahap yang
terakhir dalam perkembangan kognitif dan juga merupakan ciri khas dari orang
dewasa maupun seorang remaja.
d. Berfikir
Realistis & Pragmatis
Masa dewasa awal adalah masa dimana individu
tersebut mulai memasuki dunia kerja dengan cara berfikir yang dilakukan karna
adanya paksaan, sehingga cara berfikir orang dewasa terkadang tidak ilmiah atau
logis. Namun walaupun begitu, mereka tetap bisa menggunakan otaknya yaitu
dengan menggunakan intelektual mereka yang tidak kalah dengan remaja. Mereka
lebih menerapkan apa yang mereka tahu dalam mencapai karier yang mereka
inginkan untuk meraih kesuksesan di dunia kerjanya.
e. Kreativitas
Ketika
kita berusia 30 atau 40 tahun itu adalah masa dimana kita sebagai orang dewasa
mencapai kesuksesan dalam berkreativitas. Karena banyak peneliti yang
mengatakan bahwa puncak kesuksesan berkreativitas adalah ketika seseorang telah
dewasa. Dan 80 persen dari kontribusi kreativitas terpenting diselesaikan di
usia 50 tahun. (Lehman, 1960)
Meskipun tingkat kontribusi kreativitas
mengalami penurunan itu tidak menghalangi seorang tokoh kehidupan Henri
Chevreul untuk berkreativitas. Dia menjadi seorang ahli fisika terkenal pada
usia 90 tahun, kemudian dia beralih lagi menjadi seorang pakar riset
gerontologi dan di situ dia berhasil mempublikasikan hasil risetnya hanya dalam
waktu satu tahun sebelum ajal menjemputnya di usia 103 tahun. Oleh karena itu,
menurut Csikszent mihalyi jika ingin jadi manusia kreatif maka kita harus
banyak melatih rasa ingin tahu kita dan minat apa yang kita punya.
f. Karier
dan Pekerjaan
Sebelum individu mengalami perkembangan
dewasa awal mereka pernah ada di masa anak-anak yang pada umumnya mereka selalu
bermimpi menjadi sesuatu yang hebat, berangan-angan tentang cita-citanya kelak.
Mereka juga bermimpi tentang karier dan pekerjaannya kelak. Pada masa dewasa
awal ini seseorang sudah mengalami penambahan usia dan mereka memulai
memikirkan dan memulai karier dan pekerjaanya lebih serius lagi, beda pada saat
mereka masih anak-anak yang hanya membayangkannya saja. Dari masa dewasa awal mereka
memulai kariernya dan mulai menjalani hidup untuk menemukan jalan hidupnya
dengan baik. Namun, Damon berpendapat bahwa sebagian individu tidak dapat
menemukan jalan hidupnya, itu dikarenakan karena mereka sering hanya berfokus
pada tujuan hidup yang jangkannya pendek dan tidak memperlihatkan hasilnya dan
mereka berfikir kalau apa yang ingin mereka lakukan itu adalah jangka
panjangnya.
Saat ini mencari suatu pekerjaan tidaklah
gampang, butuh waktu dan pendidikan yang lebih tinggi untuk bisa memiliki
pekerjaan yang mapan dan bisa menjamin kehidupan. Siapa yang memiliki
pendidikan tertinggi dialah yang akan digaji paling tinggi pula. Seperti
sekarang ini di bidang pekerjaan seperti pendidikan Guru, kesehatan dan
profesional bisnis adalah suatu lowongan yang menyediakan lapangan pekerjaan
paling banyak. Dalam dunia pekerjaan status kerja yang dibidangi juga dapat
mempengaruhi identitas seseorang tersebut. Sekarang juga banyak mahasiswa yang
kuliah sambil bekerja, hal itu bisa berdampak positif dan juga negatif bagi si
pelaku. Dan jika tidak mendapatkan pekerjaan seseorang akan jadi pengangguran
dan hal itu bisa menimbulkan setress terhadap jiwanya. Banyak wanita juga yang
sekarang lebih memilih jadi wanita karier dibanding mengurus anak di rumah, itu
sebabnya sekarang banyak anak-anak yang kurang kasih sayang karena kedua orang
tuanya yang sama-sama bekerja mencari nafkah.
2.2
Perkembangan Sosio-Emosi masa Dewasa Awal
g. Stabilitas
dan Perubahan yang Berlangsung dari masa kanak-kanak hingga masa Dewasa
Keadaan emosi anak-anak berbeda dengan
remaja dan dewasa , emosi anak-anak biasanya bersifat lembut, ramah, dibanding
dengan remaja yang mempunyai suasana emosi yang tidak mudah berubah, mereka
kadang lebih bertanggung jawab atas tindakan yang telah mereka lakukan, mereka
pintar menyembunyikan perasaan. Tempramen remaja dan dewasa awal berbeda pada
dewasa awal mereka tidak banyak memperlihatkan suasana hati yang mereka
rasakan. Kelekatan juga pada dewasa awal juga bisa dilihat ,seperti ketika kita
melihat orang yang mempunyai kelekatan yang aman atu baik mereka akan menjalin
sebuah hubungan yang positif dan sangat baik begitu juga sebaliknya orang yang
kelekatannya negatif relasi hibungannyapun akan negatif.
h. Ketertarikan,
Cinta, dan Relasi dekat
Sebagai manusia dewasa selayaknya kita
mulai tertarik terhadap lawan jenis, dalam ketertarikan tersebut pasti ada
sesuatu yang membuat kita cinta terhadap lawan jenis, entah karna budaya yang
sama, karena penampilan fisik atau di
saat kita bertemu di suatu tempat yang membuat kita tertarik untuk mengenalnya.
Dalam hubungan cinta seseorang ada beberapa tipe-tipe cinta yang berbeda mulai
dari cinta akan sahabat, cinta yang menimbulkan gairah seks dan cinta yang
memiliki kasih sayang yang berlebihan. Dari tipe-tipe cinta itulah suatu
hubungan cinta bisa berakhir, berakhirnya cinta tidak semuanya menjadi beban
hidup atau beban jiwa yang harus di tanggung. Namun, berakhirnya cinta bisa
membuat seorang dewasa jadi lebih baik untuk menjalin percintaan di kemudiah
hari karena adannya pengalaman cinta sebelumnya.
i.
Gaya Hidup Orang Dewasa
Banyak orang dewasa yang hidup sendiri,
bagi mereka hidup sendiri tidaklah buruk melainkan ada keuntungannya yaitu
adannya otonom. Meraka yang hidup sendiri biasanya mempunyai sebuah tantangan
seperti kesepian, kurangnya perhatian oleh suami, melihat identitas positif
ketika mereka berada di tengan masyarakat. Itulah yang menyebabkan kebanyakan
para dewasa melakukan hubungan seks pranikah atau berzinah dengan orang yang
bukan pasangannya secara agama. Orang dewasa yang menikah lebih banyak
ditemukan di Amerika karena disana mereka lebih mementingkan kesehatan fisik
dan mental. Dari orang dewasa yang menikah ada juga yang bercerai, dari
perceraian itu biasannya akan menimbulkan kecemasan dan trauma untuk menjalin
hubungan lagi. Keluarga atau orang dewasa yang menikah lagi mereka akan lebih
berpengalaman namun keluarganya akan lebih tidak stabil dari sebelumnya. Dari
berbagai gaya hidup dewasa diatas ada juga yang dinamakan orang dewasa gay mereka
yang gay biasanya dipengaruhi oleh pengalam terdahulu ketika mereka
heteroseksual.
j.
Pernikahan dan Keluarga
Pernikahan adalah merupakan tugas-tugas
dari dewasa awal. Sebuah pernikahan yang langgeng, yang penuh cinta dan saling
melengkapi adalah pernikahan yang dapat menyelesaikan konflik-konflik rumah
tangga dengan baik. Dalam keluarga pasti kita akan jadi orang tua untuk
anak-anak. Memiliki anak di saat dewasa sangatlah beruntung karena jika kita
menunda ingin memiliki anak untuk karier terlebih dulu kita akan ketinggalan
waktu istimewa tersebut karena belum tentu jika kita tua nannti masih bisa
memiliki anak.
k. Gender,
Relasi, dan Perkembangan
Dalam gender terdapat sebuah komunikasi
yang biasa dipilih banyak wanita yaitu rapport talk dan untuk laki-laki report
talk. Dalam perkembangan wanita mereka cenderung lebih berorientasi terhadap
hubungan dibanding interaksi dengan orang lain. Namun, seharusnya para wanita
lebih memperhatikan minat dan memotivasi diri sendiri. Berbeda hal dengan
Perkembangan Pria mereka lebih banyak mengalami tekanan hidup yang dapat
mengurangi kesehatannya. Dan membuat perbedaan dalam relasi dengan wanita dan
itu akan menimbulkan dampak hubungan negatif yang menimbulkan emosi jika
bertemu dengan laki-laki lainya.
BAB.
III PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dewasa awal adalah masa transisi dari masa remaja menuju masa
dewasa yaitu dewasa awal. Rentang usinya biasa dimulai dari usia 18-25 tahun,
yang ditandai dengan adanya kematangan dari segi berfikir, afektif dan psikomotor.
Seali itu masa dewasa awal adalah masa
di mana individu mengalami berbagai perubahan mulai dari Perkembangan Fisik
seperti, transisi dari masa remaja ke masa dewasa, seksualitas. Perkembangan
Kognitif seperti, karier dan pekerjaan.
Dan juga mengalami perkembangan Sosio-emosional seperti, gaya hidup, pernikahan
dan keluarga, gender,relasi dan perkembangan diri. Pada intinya dewasa awal
adalah masa penyesuaian diri terhadap
perkembangan-perkembangan baru yang telah mereka alami saat menuju dewasa
dengan cara mereka sendiri yaitu dengan kebebasan yang telah dia dapatkan saat
ini.
B. SARAN
Sebagai individu yang telah memasuki
masa perkembangan dewasa awal kita seharusnya sudah bisa mandiri dalam memenuhi
kebutuhan sehari-hari, lebih bertanggung jawab atas perilaku yang telah
diperbuat dan bisa membangi waktu antara pekerjaan, karier dan keluarga. Dan
bisa menggunakan kemampuan intelektualnya dengan baik dalam kehidupan sosial
atau bermasyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
Santrock,
John W. 2011. Life-Span Development. Surabaya : Erlangga.
Hurlock,
E.B. 1993. Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang
Kehidupan. Jakarta : Erlangga.
Santrock.
John W. 2002. A Topical Approach to Life-Span Development. Mc Graw Hill
Papalia,
E. Diane, dkk. 2004. Human Development. 9th Edition. Mc Graw Hill
LAMPIRAN
Link website :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar