I Love Perancis as much as I Love Eifel Tower
Jadi, entah
sejak kapan gue suka banget sama Perancis. Dan sesuka-sukanya gue sama
Perancis, sesuka-sukanya itupun gue pada yang namanya eifel. Kalau disuruh
milih salah satunya, mending gue nggak dua-duanya. karena yang gue
butuhin ya dua-duanya. Disuruh milih salah satu itu nggak mungkin
banget.
Pertama
kalinya gue suka Perancis itu bukan karena ada sinetron di salah satu
channel tv. Nggak!! Gue malah udah lebih dulu suka banget sama Perancis.
Tapi, gue suka sama Perancis karena hari itu--entah hari apa-- gue
lihat di internet kalau di Perancis sana, semuanya lengkap. Maksud gue,
lo yang doyan shopping, disana mereka punya pusat perbelanjaan di sebuah
kota yang emang benar-benar khusus buat para sophaholic, nama kotanya
gue udah lupa. Trus buat yang suka sama sejarah, silahkan, Perancis
punya banyak bangunan bersejarah yang emang benar-benar bangunannya
jaman dulu banget. Trus buat yang suka seni, disana musium banyak banget
gan, dan para seniman disana jempolan. Kalian pengen pendidikan disana?
Nggak bakal sia-sia kalian ngerantau jauh-jauh belajar disana, karena
di Perancis ngedepanin banget pendidikannya.
Dan yang gue
suka dari Perancis itu ya Menara Eiffel nya. Bentuknya unik, posisi dia
dibangun juga strategis banget. Benar-benar tepat di jantung kota
Perancis, Paris, dikelilingi taman yang keren banget (gue lihat
digambar-gambar) dan di dekat sungai Seine. Kalau malam, lampu-lampu
yang dipasang di Menara Eiffel bakal keren banget.
Impian gue
sejak suka sama Perancis, pengen banget gue pas bangun pagi dan tepat di
depan jendela kamar gue adalah Menara Eiffel. Pengeeeennnn banget!!
Oh iya, gue
kan muslim, berjilbab. Banyak teman-teman gue yang bilang gini, "Ngapain
sih ke paris? Apalagi pengen tinggal disana. Disana tuh orang berjilbab
bakal ditangkap karena dia dianggap teroris." OK. Menurut gue itu
sebuah opini mereka. Gue sebelum mengetahui itu nggak ada minat sama
skali untuk pindah kesana, berkunjung aja gue ogah. Tapi setelah gue
dapat informasi kalau sejak 2011 kemarin, perempuan berjilbab sudah
dibebaskan tinggal di Perancis. Terus juga, disana punya komunitas islam
sendiri, anggota komunitasnya nggak cuma orang-orang Indonesia atau
penduduk negara Islam yang ada disana aja, tapi juga para muallaf. Keren
nggak??
Tapi gue
akuin ada satu kendala besar jika kita benar-benar pengen tinggal lama
disana. Kerja. Kalau yang berjilbab, bakal susah banget dapat kerjanya.
Yang orang perancis yang muallaf aja juga kadang susah dapat kerja,
apalagi orang berjilbab. Meskipun pemerintahnya udah ngeluarin maklumat
kalau mengijinkan penduduk berjilbab tinggal disana, tapi para pemilik
lahan kerja masih susah ngasi kerja karena masih sering nganggap orang
berjilbab teroris.
Gue suka
Perancis bukan sekedar suka. Tapi gue emang udah kayak terobsesi banget.
Gue pengen cepat-cepat lulus sekolah, kuliah sambil nulis, dan uang
tabungan gue nanti bakal buat ke Perancis. Nggak masalah kalau cuma bisa
ngunjungin dulu, tapi suatu saat, akan ada waktu gue benar-benar akan
selamanya disana. Gue udah yakin banget. Allah ngasi jalan ke gue untuk
itu. Karena Allah sendiri yang bilang kalau apapun usaha yang kita
lakuin untuk mewujudkan impian kita, meskipun saat berusaha itu jalannya
nggak mulus-mulus amat, tapi kita akan sampai disana. Namun meski
begitu, kita nggak boleh lupa untuk berserah diri setelah berusaha.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar